Langkah-langkah Proses Executive Search pada Umumnya

Dalam proses pencarian pekerja level eksekutif atau biasa dikenal dengan sebutan executive search, memilih headhunter yang berkualitas adalah langkah pertama yang harus dilakukan. Anda bisa menemukan banyak cara untuk mendapatkan calon kandidat yang tepat. Kendati demikian, semua itu bergantung kepada faktor waktu. Jika seorang kandidat dibutuhkan secepatnya, maka prosesnya pun tidak seoptimal sewaktu mencari dengan tidak tergesa-gesa. Cara yang biasa dilakukan adalah dengan memasang iklan di situs lowongan pekerjaan. Cara ini memudahkan bagi kedua belah pihak, yakni perekrut dan pencari kerja.

Metode lainnya adalah dengan menggunakan kontak yang sudah dimiliki. Hal ini jamak dilakukan pihak rekruter dan seringkali cara ini membuat proses perekrutan menjadi lebih cepat. Wawancara yang panjang belum tentu menyenangkan bagi setiap orang dikarenakan banyak waktu yang terbuang. Nah, dengan menghubungi kontak yang sudah ada, hal tersebut bisa dihindari. Dalam kebanyakan kasus, tidak masalah jika seorang kandidat masih atau tidak sedang dipekerjakan karena pihak headhunter akan menawarkan gaji dan fasilitas yang lebih baik sehingga hal tersebut bisa menjadi faktor pendorong untuk mendapatkan kandidat terbaik.

executive search firm

Jika pihak executive search firm belum mendapatkan kandidat yang tepat, pencarian akan terus dilakukan. Biasanya pihak konsultan akan kembali meninjau ulang cv atau resume yang sebelumnya pernah mereka terima. Pada fase ini, analisa mendalam perlu dilakukan. Nantinya, beberapa orang yang terpilih akan diundang untuk sesi wawancara. Resume atau cv yang absen pengalaman akan dikesampingkan, sedangkan faktor referensi dan profesionalisme merupakan kriteria penting bagi pihak headhunter. Pada proses executive recruitment, pihak konsultan juga akan mengecek latar belakang kandidat terpilih.

Selanjutnya, untuk kandidat yang berhasil, mereka akan dipertemukan oleh pihak perusahaan yang nantinya mempekerjakan mereka. Biasanya jika perusahaan setuju dengan “pemberian” pihak konsultan, kandidat-kandidat ini akan diberikan waktu satu minggu untuk mengunjungi perusahaan terkait dalam rangka melihat cara kerja dan kultur kerja di perusahaan itu. Hal ini dilakukan agar seorang kandidat mengenali lingkungan kerja yang akan mereka masuki. Bagi pihak perusahaan, hal ini untuk memastikan seorang kandidat benar-benar yakin akan keputusannya bergabung di perusahaan dan tidak mengundurkan diri satu atau dua minggu kemudian setelah resmi bekerja.