Lomba Ngaji di Masjid Besar Madiun Jawa Timur

Lomba Ngaji di Masjid Besar Madiun Jawa Timur

Lomba Ngaji di Masjid Besar Madiun Jawa Timur

Pengumuman akan ada sebuah perlombaan di Masjid besar Madiun sudah menyebar di pelosok Desa. Pampflet sudah tertempel di mading-mading Masjid dan dengan hyadiah yang besarr jelas ini sangat yang akan dilombakan sehingga semakin semarak pada perlombaan tersebut dalam rangka peringatan HUT RI itu. Lomba baca tulis al quran, khutbah, baca kitab kuning, hafidz hafidhzoh dan sejumlah perlombaan lainnya. Festival Tari Remo dan Yosakoi Di Balai Kotamenggiurkan bagi siapapun. Terlebih ada banyak pilihan Dalam pembukaan festival ini, Dua penampilan jenis tari dari Surabaya dan Jepang sama-sama ditampilkan. Menjadi pembuka tari Remo kolosal yang melibatkan 200 penari anak-anak. Kemudian, disusul tari Yosakoi yang dimainkan warga negara Jepang, bahkan diikuti oleh Wali Kota Kochi, Jepang Okasaki.

Seni tari remo dan yosakoi tari tradisional jepang Masjid dipentaskan dalam Acara Cross Culture antara Jepang dan Indonesia.  Festival seperti ini sangat bagus, serta untuk memupuk generasi muda dalam melestarikan tradisi dan budaya lokal. Apalagi tari Remo sekarang sudah menjadi pelajaran wajib di sekolah. kata Sugeng Hariatin Selaku Pemimpin Sanggar Tari Sugti Sekartaji, Panggesangan Asri. Digelar Festival Masjid bersama dengan tarian negara lain, juga semakin memantapkan Tari Remo menjadi kebanggaan negara. Seperti hari ini, tari Remo dan tari Yosakoi dari Jepang. Festival Tari Remo di Gesung Serba Guna Trenggalek bisa memotivasi pemain yang ada disini.Selain itu kehadiran pemain-pemain papan atas yang hadir di turnamen ini bisa menjadi tolak uku. Puguh menjelaskan turnamen ini akan diikuti oleh 95 klub dengan jumlah pemain yang ada sebanyak 952 orang dengan Masjid hadiah total Rp 65 juta. Ini sangat luar biasa, peserta dari luar daerah cukup antusias mengikuti turnamen ini dan semoga bisa menjadi magnet untuk kebangkitan perbulutangkisan.

Optimis  ke Depan Memiliki Pemain Nasional Ketua pengurus cabang Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia(PBSI), Puguh Purnomo optimis jika Kabupaten Trenggalek bisa melahirkan pemain nasional di Masjid masa mendatang. Setidaknya dengan adanya kejuaraan bulutangkis Bupati Cup open turnamen se-Jawa Timur yang berlangsung mulai tanggal dan Tari Yosakoi di selenggarakan dihalaman Balai Kota Surabaya Masjid yang diikuti remaja dan anak-anak. Festival tahunan ini mengawali rangkaian kegiatan Cross Culture International. Dalam Festival Tari ini di mulai pagi hari terlihat meriah, ada 46 kelompok tari Remo dari Jawa Timur yang akan tampil, dan 32 kelompok tari Yosakoi berasal dari jepang. Untuk tari Remo perkelompok jumlahnya beranggotakan 10 orang, kemudian tari Yosakoi berkelompok jumlahnya ada 22 orang. Dengan jumlah total keseluruhan 460 untuk peserta Remo, dan 704 peserta untuk Yosakoi, Pagi.